Vending Machine(Bagian 2)

DESAIN

Di bawah ini merupakan vending machine yang kami desain sendiri.

Tampak depan.

Tampak kanan-samping

Tampak kiri-samping

Advertisements
Posted in Uncategorized | Leave a comment

Vending Machine (Bagian 1)

LATAR BELAKANG

Vending machine merupakan sebuah mesin yang berfungsi untuk menjual minuman, minuman bahkan Koran secara otomatis. Dengan cara, konsumen memasukan koin, uang kertas, atau kupon lalu jika nominal yang dimasukan sudah mencukupi, maka mesin akan mengeluarkan minuman,makanan, atau Koran yang kita pilih. Saat ini vending machine berkembang menjadi sebuah alat yang praktis dan mudah digunakan yang menggunakan teknologi pelayanan yang ada. Mesin ini merupakan salah satu alat keluaran (device output) yang dapat dihubungkan dengan computer(device peripheral). Walaupun ini otomatis tapi tetap membutuhkan perawatan, pengembangan dan penyesuaian terhadap kebutuhan masyarakat saat ini dan semuanya masih membutuhkan tenaga manusia yang menjadi tenaga ahli dalam hal ini.

Tujuan

  1. Dapat memodelkan cara kerja vending machine yang mudah dimengerti.
  2. Mengimplementasi pemahaman menenai pemodelan vending machine.
  3. Menambah wawasan penulis dalam bidang Interaksi Manusia dan Komputer.

Metode yang digunakan

  1. Pengumpulan data

Pengumpulan data dilakukan dengan cara pengamatan kepada beberapa alat vending machine yang telah tersedia di beberapa tempat.

  1. Studi Pustaka

Penelitian ini dengan cara membaca artikel-artikel dari internet, serta referensi buku yang berhubungan dengan penulisan ini.

  1. Metode Pengembangan

Pada metode ini dilakukan rekayasa perangkat yang digunakan adalah model waterfallseperti gambar dibawah ini:

  1. Planning (Perencanaan)

Tahap Perencanaan merupakan proses penting untuk menetukan serangkaian tindakan untuk mencapai suatu hasil yang diinginkan.

Kami berencana membuat vending machine yang mudah digunakan, alat transaksi yang mudah didapat, desain yang menarik dan aman digunakan oleh berbagai kalangan.

Vending machine yang akan kami buat adalah yang menjual minuman. Untuk itu yang  harus memperhatikan 5 dimensi usebilitas , yaitu:

  1. Efektif, ketelitian dan kelengkapan para pemakai dalam mencapai tujuannya.
  2. Efisien, kecepatan (dengan ketelitian )  para pemakai dalam menyelesaikan tugasnya.
  3. Keterlibatan, tingkat gaya interface yang membuat produk nyaman untuk digunakan.
  4. Toleransi kesalahan, seberapa baik desain yang kita buat dapat mencegah kesalahan dan membantu mengurangi kesalahan.
  5. Mudah untuk di gunakan, seberapa cepat pengguna dapat beradaptasi dengan mesin tersebut.
  1. Analysis

Analysis  system dilakukan untuk memberi jawaban pertanyaan siapa yang menggunakannya, bagaimana cara kerja alat ini , kapan dan dimana alat ini digunakan. Pada tahap ini kita akan melakukan pengamatan dari system yang lama, kemudian menidentifikasi, memanfaatkan dan mengembangkan peluang dan membangun konsep yang baru.

Vending machine yang ada saat ini (terutama yang ada di indonesia) rata-rata menggunakan kupon sebagai media transaksi jarang sekali ada yang menggunakan uang koin atau kertas. Dalam kasus ini konsumen terkadang kesulitan dalam mendapatkan kupon tersebut, karena kupon tersebut hanya bisa didapatkan di tempat-tempat tertentu. Oleh karena itu, kami ingin membuat vending machine dengan uang koin sebagai alat transaksinya. Karena lebih mudah didapatkan dan kita tak perlu repot menukarkan uang kita untuk mendapatkan kupon minuman.

Aktor dalam system vending machine

Nama actor       : Konsumen vending machine

Ket                    : konsumen harus dapat melakukan transaksi menggunakan mesin tersebut dengan koin yang sudah ditentukan.

Nama kasus: Transaksi dengan vending machine

Ket             : konsumen berinteraksi dengan mesin dengan memasukan koin kedalam mesin sehingga konsumen dapat melakukan transaksi.

Langkah-langkah

  1. Konsumen memasukan koin
  2. Mesin mencek nominal koin
  3. Konsumen memilih minuman
  4. Mesin mencek persediaan minuman
  5. Mesin mengeluarkan minuman
  6. Konsumen mengambil minuman

Nama kasus: membeli minuman

Ket               : konsumen memasukan koin yang telah ditentukan. Jika nominal cukup untuk melakukan transaksi dan minuman tersedia maka transaksi berhasil.

Langkah-langkah

  1. Konsumen memasukan koin
  2. Mesin mencek apakan nominal koin sudah mencukupi untuk melanjutkan transaksi
  3. Konsumen memilih minuman dengan cara memasukan kode minuman
  4. Mesin mencek apakan minuman tersedia
  5. Konsumen mengambil minuman

Nama kasus: nominal koin tidak cukup untuk melakukan transaksi

Ket            : konsumen memasukan koin ke dalam mesin, jika nominal koin kurang, maka sistem akan menampilkan pesan ke layar informasi bahwa “Koin yang anda masukan kurang “agar konsumen menambah koinnya. Jika dalam waktu 30 detik konsumen tidak menambah koinnya maka koin akan dikeluarkan secara otomatis oleh mesin.

Langkah-langkah

  1. Konsumen memasukan koin
  2. System menampilkan info koin kurang
  3. Konsumen tidak menambah koin
  4. Mesin mengeluarkan koin
Posted in Uncategorized | Leave a comment

Apa itu Vending Machine?

Vending machine merupakan suatu alat atau mesin yang menjual barang secara otomatis. Vending Machine tidak membutuhkan tenaga operator untuk menjual barang, kita dapat memilih sendiri barang yang kita inginkan.

Awal Mula Vending Machine

Vending Machine menurut sejarahnya ditemukan pada abad pertama oleh seorang pahlawan dari Alexandria. Vending Machine modern pertama kali diperkenalkan di London pada tahun 1880, vending machine ini menjual kartu pos. Sedangkan di US pada tahun 1888 dibuat vending machine untuk menjual permen karet, mesin dibuat oleh Thomas Adams Gum Company yaitu perusahaan pembuat permen karet. Perkembangan vending machine justru berkembang pesat di Jepang. Dimana hampir segala kebutuhan sehari-hari jika bisa di buat vending machinenya.

Continue reading

Posted in Uncategorized | Tagged | Leave a comment